Sejarah Kampung

Penduduk Kampung Hakim Tungul Naru  awal mulanya berasal dari  beberapa Kampung dan  suku  di kabupaten Aceh Tengah.  Pada masa sebelum kemerdekaan Kampung Hakim Tungul Naru belum ada penduduk yang menetap, hanya sebagai tempat perueren ( Kandang Kerbau ). Setelah kemerdekaan mulai dibuat sawah dan dijadikan lahan kebun.

Seiring perputaran waktu jumlah penduduk Kampung Hakim Tungul Naru  semakin bertambah maka atas inisiatif para tetua adat dibentuklah Dua  Dusun yaitu Dusun Peteri Pintu , dan Timur  untuk memudahkan dalam bidang pemerintahan, agama, sosial budaya dan kekeluargaan.

Sistem Pemerintahan Kampung Hakim Tungul Naru  berasaskan pada pola adat/kebudayaan dan peraturan formal yang sudah bersifat umum sejak zaman dahulu, Pemerintahan Kampung dipimpin oleh seorang  Reje Kampung.

Imum Mukim memiliki peranan yang cukup kuat dalam tatanan pemerintahan Kampung yaitu sebagai penasihat baik dalam penetapan sebuah kebijakan ditinkat pemerintahan Kampung dan dalam memutuskan sebuah putusan tentang adat.

Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menjadi bagian lembaga penasihat kampung juga sangat berperan dan berwenang dalam memberi pertimbangan terhadap pengambilan keputusan-keputusan kampung. Memantau kinerja dan kebijakan yang diambil oleh  Reje Kampung baik yang terkait masalah adat istiadat, sosial budaya maupun kegiatan kegiatan lain dalam pelaksanaan pembangunan kampung. Imum Menasah berperan mengorganisasikan seluruh kegiatan keagamaan.

Facebook Fans Page